10 Poin Dasar Dalam Perencanaan Sound System Gereja

sound system gereja

Dalam merencanakan pengadaan sound system bagi rumah ibadah khususnya sebuah gereja, ada hal-hal mendasar yang harus menjadi pertimbangan dalam menentukan konsep yang sesuai dengan kebutuhan.

1. Ukuran dan bentuk ruangan

Poin pertama ini tentu menjadi sebuah hal yang paling mendasar dalam sebuah perencanaan sound system. Mengapa? Karena ukuran dan bentuk ruangan akan menentukan jumlah dan tipe speaker yang dibutuhkan untuk menghasilkan suara yang maksimal. Baik itu line array system ataukah lebih cocok dengan point source speaker dikarenakan ukuran ruangan yang kecil. Jika anda ingin melihat beberapa produk rekomendasi dari kami klik disini.

2. Area duduk jemaat

Setelah mengetahui ukuran dan bentuk ruangan, area tempat duduk bagi para jemaat menjadi poin yang tidak kalah penting untuk diperhatikan. Tentunya dalam sebuah kegiatan ibadah di gereja, kejelasan (clarity) suara dari pemimpin ibadah/pujian serta musik yang dipersembahkan harus dapat menjangkau setiap jemaat di tempat mereka duduk. Karena itu, dengan memiliki gambaran area tempat duduk jemaat akan sangat membantu dalam mendesain jangkauan (coverage) sound system yang maksimal.

3. Jumlah instrumen musik yang digunakan dalam persembahan

Dalam sebuah persembahan/pelayanan musik di gereja, jumlah instrument/skala produksi juga harus menjadi pertimbangan. Hal ini mengacu pada beberapa hal teknis yang apabila tidak diperhatikan akan berdampak pada musik persembahan ataupun kualitas audio. Contohnya, jumlah microphone yang dibutuhkan, kebutuhan monitor panggung, berapa banyak amplifier instrumen yang ada di panggung, dan sebagainya.

4. Jumlah audio input/output yang diperlukan

Poin berikut ini sangat berhubungan dengan poin sebelumnya dimana skala produksi musik dalam sebuah kegiatan ibadah harus diperhatikan dalam merencakan sound system yang sesuai bagi kebutuhan gereja. Semakin besar skala produksi, tentu jumlah audio input pada mixer harus disesuaikan dengan kebutuhan gereja tersebut. Begitu pula halnya dengan jumlah auxiliary, direct outputs serta fitur-fitur lain pada mixer untuk dapat memenuhi kebutuhan.

5. Penempatan speaker

Dalam menentukan titik penempatan speaker, tujuan utama yang mau dicapai adalah jangkauan suara yang merata. Dengan mengetahui ukuran ruangan serta area duduk jemaat, akan lebih mudah untuk mencapai tujuan tersebut. Hal yang sama juga berlaku apabila anda mau menempatkan speaker monitor di panggung. Ukuran dan layout panggung harus menjadi pertimbangan untuk menghindari feedback akibat posisi speaker yang tidak sesuai.

6. Personal monitor (communication)

Dengan teknologi sound system yang makin berkembang, para manufaktur hadir dengan solusi monitoring bagi musisi di atas panggung. Personal monitor mixer akan mempermudah para musisi untuk mendapatkan monitor mix yang sesuai dengan selera masing-masing. Tidak hanya itu, komunikasi antara stage manager, music director, dan musisi dalam persembahan musik gereja dapat terhubung dengan baik melalui teknologi personal monitor system. Dan bagusnya lagi, alat ini dapat meminimalisir feedback di panggung.

7. Instalasi/pemasangan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan sound system di gereja. Di antaranya, konstruksi bangunan apabila anda mau memasang line array system, jalur kabel audio, serta grounding listrik. Akses terhadap jalur kabel dan peralatan audio juga harus dipertimbangkan untuk memudahkan perawatan system di kemudian hari.

8. Tim teknis yang tersedia di gereja tersebut

Apabila sound system sudah terpasang, tentu dibutuhkan orang/sekelompok orang yang bertugas untuk mengoperasikan system tersebut dan memastikan system berjalan dengan baik. Apalagi dengan harga sound system yang tidak murah, alangkah sayangnya apabila asset yang sudah ada tidak bisa beroperasi dengan maksimal. Jadi, ada baiknya memiliki tim teknis yang selalu siap sedia.

9. Training/pelatihan mengenai system yang dipakai

Ketika gereja anda sudah memiliki tim teknis audio, pelatihan dasar mengenai system yang akan dipakai menjadi hal krusial dan harus dipastikan termasuk dalam penawaran pengadaan sound system.

10.Budget

Poin terakhir ini mungkin bagi kebanyakan orang adalah poin yang paling penting. Tapi, apabila anda sudah membaca poin-poin di atas sebelum menentukan anggaran/budget, anda akan menjadi konsumen yang lebih pandai serta memiliki banyak pertimbangan dalam memilih sound system yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *